Punya Otak Tapi BEGO 89

Minggu, 18 Jul '10 08:29

Kalau tidak salah Jum'at kemaren kami (LPM Pabelan) mendapat kunjungan dari PPMI Jogja..

Seneng, dapat bertemu dengan kawan sepserjuangan. Yang saat itu saya masih tertidur lelap karena kecape'an setelah lembur semalam suntuk untuk menyelesaikan produk kami yaitu tabloid Pabelan Pos terbangun karena keramaian di meja diskusi.

Saya bertanya dengan sekum, oh ternyata temen-temen PPMI dari jogja datang. Hmm... saya akan bergegas untuk cuci muka lalu menyambut kedatangan mereka. Tetapi beberapa menit kemudian saya mengurungkan niat tersebut, dan lebih baik saya merefresh otak saya dengan membaca novel di ruang sholat saja.

Kemalasan itu seketika muncul karena saya mendengar para tamu-tamu itu sedang bercanda.

Akan sangat biasa kalu bercandanya wajar-wajar saja. Teapi senyuman miris yang bisa saya ungkapan seketika setelah mendengar meski tidak sengaja.

Ormas islam yang mereka tertawakan!! Heh!!! kalian itu punya otak tapi kuk BEGOOO!!!

sekumpulan orang-orang yang memiliki idealisme tinggi tapi dengan entengnya memakai ormas islam sebagai bahan tertawaan!!!

SHIIIIT!!! Umpatan yang saya dalam hati, lebih baik saya tidak menyapa mereka, malu karena teman-teman seperjuangan saya sangatlah bodoh!!

Apa gunanya punya idealisme tinggi tapi otak gak sampai,

Mohon jadi renungan bersama,

jika ingin bercanda, bercandalah sewajarnya..

jangan sekali-kali menyinggu RAS

Dan semoga hanya PPMI jogja saja yang BEGOO!!!


Tag: Bego

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

BJ 0 0
Ya, mungkin saja, kala itu mereka lelah setelah menempuh perjalanan bergerilyanya dari Yogyakarta.

Jadi, kalau berbicara agak kurang diselami dampak dari perkataannya tersebut. Kita mafhum, namanya juga manusia, bukan? karena 'pasti' tidak bisa melampaui keterbatasannya yang sempit itu.

Ya, paling tidak, mereka musti klarifikasi perkataan 'yang tidak pantas' bagi seorang yang katanya 'intelek' itu, sebelum ada yang tersinggung ASAP...

Alfurofikaaa Pabelanis 1 suka | 0
secape' apapun seharusnya tetap bisa menjaga sikap
bercanda itu datang dari kebiasaan, tidak mungkin orang bercanda seperti ituu kalo tidak terbiasaa

Capek bukan kambing hitam yang pas untuk itu
BJ 0 0
Biasanya, yang suka meng-kambinghitam-kan itu disebut "bad worker", walaupun mereka bilang bahwa mereka adalah pengembala dan pedagang. Bad workers always blame his tools.

Saya mafhum, bahasa menunjukkan bangsa.

Kendati tahu bilamana menjumpai sesuatu yang cacat atau busuk. Hati yang lurus akan mampu mengenali sifat yang buruk sekalipun tampak sempurna terbungkus kain brokat. Kadang-kadang ia mengenakan mahkota emas, tetapi ia tetap tak dapat menyembunyikan keasliannya.
Kyo 0 1 tidak suka |
memang sih, nge-becandain yang kayak gitu emang salah...
tapi, (sebelumnya saya mohon maaf) apakah anda sendiri sudah cukup bijak dengan mengungkap 'sisi negatif' sebuah lembaga di ruang publik?
Dwiki 0 1 tidak suka |
Jujur,stLh membaca tLsn ini,saya Lgsg tertawa terpingkaL2. .
Bkn krn isix yg Lucu . .
Tp krn sy bingung dg kritikan si penuLis.
Anda mengkritik ppmi jogja yg mengata2i ormas isLam dg kata2 yg (menurut Anda) tdk sepantasx.
Tp di akhir tLsn,Anda jg meLakukan haL yg sama thdp ppmi jogja dg mengatai mrk bego. .
Pantaskah itu ?
Aih . .aih . .
Siapa mengkritik siapa ini sbnrx ? ?
^_^
sisca civitas 1 suka | 0
sy yakin ini hanya kesalah pahaman.

saya jg yakin mba fika hanya emosi sesaat.. tak apa.
tetapi alangkah lebih baik,
kita semua ikut myelesaikan mslah ini dg kpala dingin.
sebagai tanda kita insan2 Yg berpendidikan..

ayo, smua bantu myelesaikan mslh ini,
jgan mmperbruk keadaan..kawan! SLM PERSMA!



Rizki 0 1 tidak suka |
Kawan2 jogja sebenarnya punya misi lain kesana salah satunya adalah memacari anak2 pabelan : D, masalah pemahaman saja kalo menurut saya, semakin kau kenal anak2 Jogja semakin kau tau Tingkah Polah mereka, hahahaha : ))
Dwiki 0 1 tidak suka |
Tapi tampakx kasihan sX kawan2 jogja skrg . .
Sebab,saya yakin,dara-dara pabeLan sudah tidak ada yg mau Lagi sama mereka . .
Hahahahaha
arman dhani bustomi 0 1 tidak suka |
Memang itu. Benar sekali. Memang cocot dari gerombolan ppmi jogja itu amoral. Tidak berpendidikan. Amoral. Anti dasa dharma pramuka. Tidak etis dan berperikehewanan.
Apalagi benda bergelambir lemak yang namanya genjik. Mustinya dirajam. Karna haram. Apalagi tiang jemuran hitam namanya picolo fuckih. Harus dibantai.
Punya otak kok bego.
Tapi lebih goblog orang punya mulut gak mau kenalan dan nilai orang dari cangkang.Aja. Ampun tololnya. Lebih tolol daripada organisasi fasis laknat berjanggut dengan label agama.
arman dhani bustomi 0 1 tidak suka |
Buat dwiki. Anda itu bukan anak jogja kok ikut2? Tolong urus aj urusan anda. Emang anda bermoral dan berlandaskan etika pancasila. Dasar rubah! Pulang sana mandi lumpur. Biar putihan dikit.
ikhwan 0 1 tidak suka |
wekekekeke..

kami emang bego kok.. =)

dan saya tertawa aja ah, ternyata masih aja ada anak persma yang begini, ya maaf mungkin kedewasaan kita berbeda aja dalam memaknai lelucon..
jadi silahkan saja cap kami bego, habis emang kami bego sih,, hihihi..
arman dhani bustomi 0 1 tidak suka |
Iya. Memang bego. Baguslah kalo nyadar. Mana ciu nya? Buat pernyataan damai.
Remet 0 1 tidak suka |
Hoooooo....

Betul sekali kita memang bego...!!!

Tapi artikanlah ke-"bego"-an kami dengan nilai positip...
agar nanti kita bisa berbincang dan tertawa bersama...

euuummm...

mungkin karna "tak kenal ma tak sayang"....
so seperti itulah keadaannya sekarang...

Tapi untuk Jogja mungkin itu bisa dimaknai dengan reflaksi diri...
jangan sampai "tamu menjadi tuan rumah dan tuan rumah menjadi tamu"...
wekekekekekekkkkkk...
Dwiki 0 1 tidak suka |
Buat dhani saja cukup: aih..aih...
Kok saya yg kena tho akang???
seperti kata remet, tak kenal maka tak sayang.
nah, karna saya kenal maka saya sayang...
masalah lumpur, bgmn klau qta mandi bersama???
Qta ajak richie, sekjen jogja yang baru, sekalian..
Biar sama2 putih!
daripada pake produk kapitalis ya tho??
lumpur lebih alami...
^_^
ikhwan 0 1 tidak suka |
ih,ih pada ngomongin apa sih.. tuh lombok mahal, warung tegal ga menyediakan sambel lagi.. cih..
m2t 0 1 tidak suka |
CUMA BISA KETAWA SAJA
arman dhani bustomi 0 1 tidak suka |
Saya menuntut ciu bekonang! Ato lapen!
BJ 0 0
Saya akui, bahasa para warga Persma.com memang modern, classy, gaul dan metropolis. Mungkin atau bahkan bisa saja tidak keliru; hanya sekedar mencari perhatian, adaptasi lingkungan sosial, dan yang paling penting adalah menarik simpati.

Sebuah mozaik dari puzzle sebuah wajah. Persm.com memang media komunikasi paling ampuh untuk saat ini. Menurut Goenawan Mohamad, cara melawan mungkin dengan menulis, mencerca, atau me­nertawakan. Selebihnya ilusi...
Kursi itu memang berwarna abu-abu atau cuma pikiran saya saja ya…?
BJ 0 0
Alfurofikaaa Pabelanis Pabelanis, Kyo, Dwiki, sisca civitas, Rizki, Dwiki, dhani saja cukup, genjas, Remet, m2t. Secara personal, saya ingin belajar dr rekan-rekan semua.

Karena interpretasi yg akan rekan-rekan kemukakan itu bersifat personal, dan karena apresiasi itu bersifat demokrasi, tidak ada satu pun interpretasi yg benar secara absolut dan tidak satu pun apresiasi yg harus dianggap paling baik.

Saya mengajak diskusi, di http://persma.com…ma-com.html, mohon dimaklum, karena saya bodoh dalam hal ini. Jadi perlu banyak tahu ttg banyak hal dari rekan-rekan Persma.com.


Salam jabat erat.
Wish you all the best
Prima S W 0 1 tidak suka |
Agak susah membayangkan si penulis mendapat tugas kunjungan ke jogja, usai menunggah tulisan ini. Semoga PPMI Jogja dan antek-anteknya, yang kabarnya bego itu, punya hati lapang dan pemaaf, sehingga tidak memasukkan hati kejadian ini dan mau menyambut penulis dengan keramahan "yang terkadang berlebihan itu" seperti biasa.

*iseng-iseng berhadiah: coba deh selidiki para oknum yang menghina ormas islam itu. kalau nggak salah latar belakang mereka religius semua. entah lulusan pondok pesantren atau kuliah di universitas keagamaan. dunia memang susah ditebak, ya : )
setya 0 1 tidak suka |
hahahahah.....................kapan-kapan datanglah ke yogya kawan..........nanti anda bisa melihat yang sebenarnya dari apa yang kami ucapkan..............
ika journal 0 1 tidak suka |
ihihi,.ketawa aku bacanya.tak kirain artikel apa gt.kenalan dl lah,biar tau kita lbh dekat..jangan menilai dr luarnya ajah..hew~ : )
Dwiki 0 1 tidak suka |
Nah,ini ni si ika yg jd pimpinan rombongan k soLo kmrn.
Dy Lah daLang dari smua guyonan amoraL itu mbk !
Hahaiahaha . .
Piz ka . .
^.^V
Al Ahibba' 0 1 tidak suka |
ya karna ormas itu udah pada g punya otak, makanya kita udah g respek ma mereka, coba aja sedikit mau mengerti kemauan kami, pasti kami juga akan menghargainya. karna saya juga lahir dari ormas. cukup.

hahahahah
ika journal 0 1 tidak suka |
hahahhaa~~
pimpinan rombongannya kan bukan saia,,
.^^.
Alfurofikaaa Pabelanis 1 suka | 0
yang ingin tertawa silahkan tertawa,.. semua bebas berekspresi

BJ 0 0
Alfurofikaaa Pabelanis Pabelanis: Saya suka demokrasi.
Al Ahibba' 0 1 tidak suka |
saya bukan ingin ketawa, cuma trenyuh aja.....

g papa, biar kapok tu PPMI jogja, ancen cocote g enek seng waras, do ga tau nyantri, opo manehh seng awake glimbyur koyok koyor, genjik........ cocote ngalor-ngidol g jelas.

piece kawan genjik.
m2t 0 0
tp ju2r lah..
q bljr dr co2t mereka..
bnyk pengalaman2, kegiatan2 mereka yg diadoptasi k banjarbaru...

persaan bkn hnya yogya deh..
jember juga..
hahha
piss mas danni
Elly LPM Situs 0 0
sgra brdamai kwan...

jdi plajaran nih,,yg suka cocote mbacot sak karepe udele,,ben meneng cangkeme !!!

hehehe..piece..
sby mau muskot tgal 1 agustus...maen2 yah..
bung hakim 0 0
Kita Mentertawai Kita
: D : D : D : D : D : D
cayo teLo 0 0
wah2 lucu juga melihat diri jogja dari luar jogja. tapi kebegoan kami berasal karena kami pernah berpikir dan pada akhirnya malah bego (menurut pendapat Alfurofikaaa Pabelanis). dan pada akhirnya sesuai yang dikatakan sodara ikhwan pada akhirnya kedewasan yang menentukan akan seperti apa dia menerima. ^^
si berang-berang 1 suka | 0
ikut ya...
hehe.

ormas islam yang dimaksud itu apa?
HMI, PMII, IMM, NU, atau MU?
semuanya emang pas kok dibuat bahan ketawaan....
huahahahahhaaa....
saya kan gak punya otak...
sama sekali.
Oo Zaki 0 0
Ooo, kalian lagi lembur bareng bikin pamflet ya.. kirain lagi nulis. hehe
arman dhani bustomi 0 0
oh hus jangan bawa-bawa HMI nanti dewan suro fpi gak terima. ya gak jik?

cocot saya ini berbudi luhur!
Dwiki 0 0
Andai saja mbk yg nuLis ni bertemu dg dhani saja cukup.
Pasti skrg dy tdftr sbg pasien RSJ saking syokx dg makhLuk se-absurd tu.
Yg jLs2 cocodx 100x Lbh rusak dr kawan2 jogja.
Ck,ck,ck. .
riwut purdianto 0 0
Bagus, bagus, bagus teruskan kekesalan mbak fika, pasti pingin banyak lagi yang ingin di curahkan tentang pengalaman malam itu? ngapa cuma segitu ceritanya, aku tungguya sambungan ceritanya.... tuhan menciptakan mulut salahsatu fungsinya untuk tertawa... kita harus bisa membedakan antara organisisi islam dengan islam itu sendiri.
Prayudha Magriby 0 0
Ormas itu cuma buatan manusia.. Entah Islam apa Kresten, bahkan Yahudi sekalipun yang namanya Ormas nilainya sama. Jika ada yang nyampe segiunya sakit hati karena Ormas di ledekin OTAKnya belum nyampe buat memahami nilai Agama. Taunya Agama cuma dari buku, bukan dari hati dan fikiran. Anda perlu belajar sebelum berdiskusi dengan Aktivis Jogja. Peradaban Aktivis Jogja telah tinggi jadi bisa memahami 'canada'.

GENJIK, aku mendukungmu...

Perlu kita perluas peradaban Jogja...
Prayudha Magriby 0 0
Mbak yg nulis ini tolong kapan-kapan ke Jogja terus ikut pengajiannya Cak Nun sekali saja... Anda akan paham betapa ceteknya pemahaman anda...
FF Haq 0 1 tidak suka |
Sensasi yang menyenangkan. : p
BJ 0 0
Sesekali merapatlah ke pesisir-pesisir berikut, kawan-kawan : Obor Ilahi (Malang), Tali Ka Asih (Bandung), Papparandang Ate (Tinambung, Mandar, SulSel), Bangbang Wetan (Surabaya), Kenduri Cinta (Jakarta), Gambang Syafaat (Semarang), Macapat syafaat (Yogyakarta).

Biar bung-bung yg (ber) intepretasi dan apresiasi (yg katanya Demokrasi itu) jadi tau kalo Cocot e bau

dan bisa menilai How 'Asu' you are!
ikhwan 0 1 tidak suka |
wis ah, ga usah di panjang2ngin..

yang pasti percandaan kmarin ga ada yang menghina kok, paling nyebut2 LSM, trus Insyaallah Islam, hmm.. ga SARA2 amat..tapi entahlah, mungkin ormas itu di mata mbaknya yang nulis tanpa cacat dan sempurna.. mewakili teman2 minta maaf aja deh..smoga mbak dan ormasnya cepat masuk sorga.. amin.

tuh di jogja lagi rame2 pungutan liar di SMA negeri.. ngurusi itu aja yuk.. : )
FF Haq 0 1 tidak suka |
Egh bentar lagi juga akan banyak teman-teman yang akan menerbitkan hasil karyanya, majalah. : )
BJ 0 0
@ FF Haq: Ho o, ngurusin majalah org, majalah sendiri aja g terurus. Huh bangganya...jadi pelaut aku.
Boyd Trayutama 0 1 tidak suka |
paradigma berbeda....
tapi sakitnya sama
titus ray 0 1 tidak suka |
hmm,.. perdebatannya seru,...ambil hikmahnya aja dech,.

sebenarnya guyon tu adlh slah stu media tuk lbih saling mengenal,. tpi ktika danggap sbagai maslah, mka yg ada kta akan cenderung menghindarinya. GARING tw!

dari pnilain saya, g ada guyonan yg mngandung unsur SARA,. tpi mnurut mbak diatas kita BEGO,. jdi maafin aja y,. mungkin hanya beda perspektif,.
si berang-berang 0 0
untungnya saya bego banget.
jadi boleh SARA2an ya mas ya...
hehe
si berang-berang 0 0
"yang pasti percandaan kmarin ga ada yang menghina kok, paling nyebut2 LSM, trus Insyaallah Islam,"

oow...
baru paham saya kenapa mbaknya marah...
bukan insya***** (sensor) om genjik tapi emang ga Islam kok. islam kan ga jahat.

hehe
Die Key belajar nulis 0 0
kalau ormasnya FPI, memang pantas menyandang gelar pascasarjana akhirat semacam itu..

like this for kawan jogja yang telah berbuat jujur sejak dalam pikiran.. hahahaha..
diaz..bram 0 0
hahahaha itulah PPMI....walaupun cocotnya banyak dan gak sekolah tapi kita tetep saudara,,,,,,
Ulwy 0 0
Tetap Jaga Ukhuwah qt Ikhwah Fillah,,,^_^
Peace!!!!
SALAM PERSMA!!!
Wahyu Eko P 0 0
perbincaganya sudah sampai mana ya ???
cayo teLo 0 0
si berang-berang: ada lagi mas terusannya klo ga islam salahkan....... (nah isi titik2 dengan jawaban yang tepat ^^)

ah entah sejak kapan melihat seseorang (atau lebih) hanya dari luarnya (dalam hal ini cocot pada saat bercanda). ya mungkin yang kemaren datang ke sana 'tangkeme lusak'. tapi dimohonkan untuk tidak kemudian membuat testimoni sepihak karena yang membuat tulisan pun tidak (belum) berbicara dan mengenal sepenuhnya. hanya mendengar.

tapi hanya mengulang pernyataan sodara ikhwan: mewakili teman2 minta maaf aja deh..smoga mbak dan ormasnya cepat masuk sorga.. amin.
arman dhani bustomi 0 0
Alah Bekantan. Anarkho pitak. Otak lw aja kependekan. Sama kaya pen*s lw.
Dasar umat ary ginandjar. Tunggu jurus gw. Mau bakunin proudon tua.
Cih insureksionis banal. Padahal pecinta GM. Pacaran sana ama saut.
Pake nama anonymous lagi. Lw pikir gw gak tau. Berak.
=d
riwut purdianto 0 0
semuanya masuk serga bagi yang mampu he...............
Arya Dwipangga 0 0
Melu.............

Ada yang mau ngemot Kontolku?
Alfurofikaaa Pabelanis 0 0
hmmm..... banyak sekalii yang berkomentar

kalian tidak terima ato sebatas seperjuangan??

terimakasih-terimakasihh,.... malah jadi warga teraktif nii, padahal dah gak pernah nuliis

kalian yang kebakaran jenggot akuu yang jadi tenaaar
BJ 0 0
@ aq ra melu2 waras, mbak. Tapi, selamat saya ucapkn selamat kepada anda karena mendapat hadiah "Gebyar Persma.com\" yaitu "Payung Cantik" nun aduhai wanginya.
Andjing NICA 0 0
Idealisme apaan sih?

Otak terbuat dari apa ya?
Setahu aku, otak gak ada kaitannya sama moral dan etika...
otak ya otak...

kalo otak terkait dgn moral dan etika, lebih baik saya tidak punya otak saja...

ehhmmm buat apa punya otak tapi sektarian
Dunia terlalu luas utk jd sektarian

Yang merasa punya otak, silahkan jadi sektarian
Wahyu Eko P 0 0
dari mana perbincangan nya mas
BJ 0 0
otak-otak malahan dibuat dari ikan, wuenak uey hmm yummy
(hmm makyusnya TAO CO...di pasar Cinde
arman dhani bustomi 0 0
hahahahahaha selamat jadi warga teraktif. saya sudah bosen.
Die Key belajar nulis 0 0
Alfurofikaaa Pabelanis: lain kali tulis aja tentang gosip artis atau bikin layanan kontak jodoh via persma.com.. bakal jadi warga hyperaktif...
diaz..bram 0 0
hahahaha curcol tapi banyak yang koment ya....
Kyo 0 0
ghyahahahaha
semakin ke bawah semakin bikin ketawa.. bisa jadi obat stress yang mujarab neh...
lanjutkan ke-begoan kita bung!!! hahaha
cayo teLo 0 0
klo cuman untuk teraktif saya ucapkan selamat kepadaAlfurofikaaa Pabelanis karena dengan pemberitaan seperti ini jogja jadi keliatan 'bego' nya.
Fandy Lasinrang 0 0
ada apa ini????

aih..aih..yang kayak gini neh, up load-an paling laris...

cm kalo sy sendiri; kita harus saling menghargai satu dengan yang lainnya. Persma tidak bego, tapi "Gendeng"..

saya punya pengalaman hampir sama waktu berkunjung ke "LPM Belah Bamboo", atau "LPM Ndolisiana", Kafi terutama, tersinggung waktu saya ajak sholat!!! Kalo LPM Tegaboto sendiri sih, saya punya pengalaman kurang menyenangkan waktu saya tidur di situ. Ah, saya trauma kalo mau menceritakan! Tapi untungnya saya bawa Lakban, Plester, dan Hasaplash banyak-banyak..........hehehehe!!!!
Arya Dwipangga 0 0
Jangan sebut-sebut namaku hoe. aku ngak mau kalau kamu yang ngajak sholat. aku mendengar dari arek2 TegalBothol kalau kamu suka pegang-pegang KontoL orang yang sholat. aku ngak mau hubungan mesumku ama tuhan terganggu karena kelakuanmu itu.
nenden pabelanis 0 0
weihh.. ada apa ini..? koq rame-rame..?
ck..ck..
nenden pabelanis 0 0
@all: saya harap semuanya damai.. bukan merasa jadi pahlawan atau apa lah disini..
ya.. inilah yang dimaksud dengan kebebasan berekspresi, dan tentunya tetap harus bertanggung jawab..

bukan membela salah satu pihak juga, untuk penulis Alfurofikaaa Pabelanis, yaa gak salah Anda merasa jengkel, tetapi kan seharusnya tetap kroscek dan konfirmasi lah.. mungkin saja Anda cuma mendengar sebagian dari obrolan mereka,, jadinya salah tafsir.. lagi pula ini menyangkut masalah lembaga dan image, apalagi Anda langsung menjudge salah satuh pihak sebagai tersangka.. baiknya minta maaf..

untuk 'tersangka' (PPMI Jogja): hmm.. mungkin teman-teman waktu itu sama sekali tidak berniat buruk dan pure 100% hanya bercanda, tapi ya dijaga dan dibatasi.. hmm.. karena pada waktu itu saya tidak di TKP jadi saya tidak mengerti dengan jelas seperti apa..

yahh.. intinya kita sama-sama intropeksi, saling menghargai, dan saling menghormati.. DAMAII!!! : )
nenden pabelanis 0 0
*pahlawan kesiangan mode : ON*
Fandy Lasinrang 0 0
yang mau jadi pahlawan siapa sih sebenernya???
saya d sini kan mau ikut-ikutan comment bukan mau jadi pahlawan, apalagi pahlawan kesiangan...hahahahaha.....
bung hakim 0 0
..kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang.
: D : D : D
nenden pabelanis 0 0
Fandy Lasinrang: haahaha.. saya ranger orange.. kamu??
Kusbono Ardinata 0 1 tidak suka |
Fantastis.

yah, setidaknya saya harus berterima kasih kepada Alfurofikaaa Pabelanis. Gara2 tuisan yang menghebohkan ini perhatian saya tidak melulu fuckbook : p
Danar_Pabelanis 0 0
waaah... seharusnya tidak harus sampai sebesar ini... ini kan cuma masalah *bercanda saja,, dan itu bukan hal serius yang harus dijadikan permasalahan karena esensinya sendiri memang cuma bercanda, itu kalau menurut saya wajar saja lagipula itukan bisa digunakan untuk mempererat persaudaraan PPMI Jogja, dengan pabelan...*biar tujuane telo ama ima lancar hehehee... : )

(untuk PPMI JOGJA) : segenap LPM Pabelan mintaa maaf yaa... kalau akibat tulisan ini jadi ada yang tersinggung,, tidak semuanya kok merasa begitu... saya pengenya sih jangan sampai silaturahmi yang sudah kembali terhubung ini kembali renggang hanya karena sedikit kesalahpahaman yang ga penting...

(untuk bu pimredku tercinta) : hmm... mungkin pas kui njenengan lagi kesel mbak jadi uring-uringan seperti biasa,, dan mungkin juga masih kebawa emosi ama pak pres.. hehe... wes ya... kayaknya kita gag perlu deh membhas konflik horizontal kaya gini mending kita cari jalan gimana caranya bersatu... bukan terberai.. ike bu pimredku ??? : )

Tetep... HIDUP PERSMA... !
Die Key belajar nulis 1 suka, 1 tidak suka |
Danar_Pabelanis: tulisan tanpa 9 elemen jurnalisme yang utuh.. uh, sungguh usaha tenar yang instan..
emosi yang dinarasikan, terlalu cepat untuk menyimpulkan tanpa melalui proses analisa...
keosongan yang rumit...
mending rumusan curhatnya diposting ke note fastbuk, terus tag aja beberapa orang yang terkait sama curhatan macam ini..
Kusbono Ardinata 0 0
Die Key belajar nulis: hha saya benar-benar menyukai komentar Anda. : D
Danar_Pabelanis 0 0
@ Die kye : memang seharusnya kita berlaku bijak dalam menggunakan semua media yang ada untuk publik.. termasuk Facebook juga...

*Wahh... elemne kovach angel wee hehe : )
FF Haq 0 0
"Gitu aja kok repot," kata Fathoni. : p
cayo teLo 0 0
Danar_Pabelanis: jenengku digowo2 >.<
FF Haq: satu lagi dy lulus akhirnya...
biro umum ppmi nasional 0 0
sakam persma
kita sudahi diskusi panjang ini. hal ini disebabkan mengarah pada penyudutan salah satu organ. Mungkin hanya ibterpretasi kita yang berbeda dan janganlah menjadi sebuah olok-olok karena berbeda itu wajar n sebuah anugerah.
titus ray 0 0
sudahi smuax,.
satukan suara,..."lawan ketdakadilan".

-ksus Lapindo blum slsai,.
-century tnpa puingnya,.
-korban LPj mkin banyak,.

@# rupax ksus ktidakadiln di negara ini, bla tinta bilpoinmu sbanyak air laut & kayu di hutan dijadikan penax,. takkan cukup untuk mnulis sgala bntuk ktidakadilan.

so,...LANJUTKAN, LEBIH CEPAT LEBIH BAIK, ASAL DEMI WONG CILIK!
riwut purdianto 0 0
Ngapa harus disudai kawan? lanjutkan saja, sekarang belum terlalu kelihatan manfaat dari komen2 ini tapi kedepannya pasti berguna bagi kita semua...... (aku menunggu sambungan tulisan mbak fika)...... yang lebih hebohya.
Rizki 0 0
: )) : )) coba liat komenta kalian semua apabila digabung akan jadi sebuah tulisan yang cukup panjang, isinya pun menarik semua cacian hampir semuanya ada disana ! hebat : D
Die Key belajar nulis 0 0
riwut purdianto: sepakat pak presidium... mari berpesta dalam antithesa.. hahahaha..
tapi jangan hanya menghargai adanya perbedaan, terlebih kita harus bisa mencintai perbedaan an sich...
nenden pabelanis 0 0
Rizki: sekarang tinggal mencari siapa yang mau dengan suka rela menyarikan inti dari semua komen ini.. : D
triyudantoo 0 0
yang mana sih ini orangnya...??
Nyari ribut, hah?
Haahahahahaha
: D
Bu kancit Arbimapala 0 0
FPI itu baik kok. kalian semua salah besar. apa yang mereka lekukan adalah jenius yang sulit dicari tandingannya.

genius itu ada dua kemungkinan. pertama dia benar2 pintar, atau benar2 goblok.
FPI masuk yang masuk yang mana?

FPI sekumpulan anak-anak yang memahami persoalan dan dogma agama tanpa reserve.

Silahkan login untuk memberikan pendapat